Pages

Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2011

Inilah 4 Alasan Hari Jumat Begitu Penting Bagi Seorang Muslim

Hari Jumat mempunyai kedudukan tersendiri di dalam Islam, baik dari sisi keutamaan, sejarahnya dan
juga disyariatkan amal-amalan sunnah yang berlipat ganda pahalanya. Karenanya, sangat wajar jika kita menyambutnya sepenuh hati dan suka cita, bahkan Rasulullah SAW juga menyebutnya sebagai hari raya. Jumat memang hari raya pekanan, yang kadang sering terlupakan. Anda bisa mengkaji lebih jauh seputar fenomena hari raya Jumat dalam postingan saya terdahulu : Jumat Hari Raya Pekanan Kita.





Agar kita bertambah semangat dalam menyambut hari Jumat, dan mengisinya dengan sekian amal unggulan, maka perlu kita sedikit melihat apa sesungguhnya keistimewaan hari Jumat. Berikut alasan kita bergembira di hari Jumat, sesuai dengan pengabaran hadits dan riwayat shahih diantaranya sebagai berikut :

Pertama : Karena Hari Jumat sebagai hari terbaik dan bersejarah
Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: Hari terbaik terbitnya matahari adalah pada hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu pula dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu tersebut dia dikeluarkan dari surga” (HR. Muslim)




Sebagai hari terbaik, maka layaklah kiranya kita menyambut dengan segenap kebaikan dalam semangat dan niatan beribadah. Harus ada yang berbeda pada hari jumat, sebagaimana sejarah dan syariat kita telah mencontohkannya.

Kedua : Karena inilah hari raya kita
Di antara keutamaan hari Jumat adalah Allah subhanahu wata’ala menjadikan hari tersebut sebagai hari raya pekanan bagi kaum muslimin. Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya hari ini adalah hari raya, Allah menjadikannya istimewa bagi kaum muslimin, maka barangsiapa yang akan mendatangi shalat jum’at maka hendaklah dia mandi”. (Ibnu Majah)
Setiap hari raya memunculkan keceriaan dan kebahagiaan, maka mari jadikan hari Jumat ini sebagai berbagi kebahagiaan, baik kepada orang lain maupun keluarga. Pastikan sedekah tertunaikan, dan pastikan menu hari penuh kenangan.




Ketiga : Karena pada hari Jumat doa kita lebih Mustajabah
Kita berbahagia karena inilah hari terbuka peluang doa kita. Mari mengisinya dengan bermunajat kebaikan sembari melantunkan doa-doa penuh harapan, khususnya pada waktu-waktu yang mustajab sebagaimana diisyaratkan Rasulullah SAW. Diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah radhhiyallahu a’nhu bahwa Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya pada hari jum’at terdapat satu saat tidaklah seorang muslim mendapatkannya dan dia dalam keadaan berdiri shalat dia meminta kepada Allah suatu kebaikan kecuali Allah memberikannya, dan dia menunjukkan dengan tangannya bahwa saat tersebut sangat sedikit. ( HR. Muslim no: 852 dan Al-Bukhari no: 5294)

Keempat : Karena dosa-dosa kecil kita diampuni pada hari Jumat
Siapa yang tidak punya dosa dalam menjalani hari-harinya ? Sungguh kita bukanlah malaikat yang bebas dari segala dosa. Setiap hari ada saja maksiat yang tanpa sengaja maupun sengaja kita jalani. Maka setiap jumat tiba, berharaplah ini menjadi momentum penggugur dosa.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : Sholat lima waktu, dari Jumat ke Jumat, dan Romadhon ke Romadhon, adalah penghapus dosa antara satu dan lainnya selama dijauhi dosa-dosa besar. (HR Muslim dan lainnya)





Selamat mengisi hari Jumat dengan amal penuh semangat.
sumber :klikunic.com

Lanjutkan......

Senin, 14 Maret 2011

inilah hal yang disembunyikan ALLAH untuk umat Muhammad


Allah SWT selesai menciptakan Jibril as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang, sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap).

Setelah itu Jibril as memandang dirinya sendiri dan berkata: “Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?.”

Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. “Tidak” Kemudian Jibril as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.

Setelah selesai Jibril as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibril, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad.’ Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa,

Sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaan-Ku dan ketinggian-Ku, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari sholatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintah-Ku, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintah-Ku.“

Kemudian Jibril as berkata: “Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?“
Lalu Allah berfirman yang bermaksud. “Ya Jibril, akan Aku berikan syurga Ma’waa sebagai tempat tinggal…“

Kemudian Jibril as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma’waa. Setelah Jibril as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibril as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun, terbanglah malaikat jibril as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:
“Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya?“

Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud. “Wahai Jibril, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan…. .”

Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan… Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara yaitu :

1. Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
2. Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
3. Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
4. Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
5. Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
6. Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.
sumber :situskalakala.com

Lanjutkan......

Jumat, 11 Maret 2011

siapakah latta dan uzza itu ?


Kita sering mendengar bahwa Latta dan Uzza adalah nama berhala yang disembah orang kafir Quraisy. Tetapi tahukah anda siapa sebenarnya Latta Dan Uzza?

Ternyata, mereka adalah orang-orang sholih semasa hidupnya, namun setelah meninggal, orang-orang kemudian memuliakan kuburnya, tidak cukup dengan pergi ke kuburnya atau dengan alasan efisiensi dibuatlah Gambarnya.

Seiring dengan berlalunya waktu dan bertambahnya teknologi, digantilah Gambar tersebut dengan Sebuah Patung yang mirip dengannya dan demikian seterusnya sampai pada puncaknya menjadikan kedudukan mereka melebihi Rosulullah Muhammad sawm bahkan setara dengan Allah SWT dengan menjadikan mereka sebagai tempat bersandar dan tempat meminta pertolongan. Astaghfirullahal 'Adziem

Hal ini disebutkan dalam Kitab Tauhid Bab 21:
Berlebih-Lebihan Terhadap Kubur Orang-Orang Soleh Menjadi Penyebab Dijadikannya Sesembahan Selain Allah,

Dan berikut nukilannya:
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dengan sanadnya dari sufyan dari Mansur dari Mujahid, berkaitan dengan ayat: “Jelaskan kepadaku (wahai kaum musyrikin) tentang (berhala yang kamu anggap sebagai anak perempuan Allah) Al Latta dan Al Uzza” (QS. An Najm, 19)

Ia (Mujahid) berkata: "Al Latta adalah orang yang dahulunya tukang mengaduk tepung (dengan air atau minyak) untuk dihidangkan kepada jamaah haji. setelah meninggal, merekapun senantiasa mendatangi kuburnya."

Demikian pula penafsiran Ibnu Abbas r.a. sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnul Jauza': " Dia itu pada mulanya adalah tukang mengaduk tepung untuk para jamaah haji."

Ini sama dengan asal muasal kesyirikan yakni penyembahan terhadap patung orang-orang sholih yang hidup pada jaman Nabi Nuh alaihissalam:

َقَالُوا لاَ تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلاَ تَذَرُنَّ وَدًّا وَلاَ سُوَاعًا وَلاَ يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا. ﴿نوح: ٢۳﴾

Dan mereka berkata: "Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kalian, dan janganlah pula kalian meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan janganlah pula Suwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nashr." (Nuh: 23)

Di dalam Shahih Bukhari dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, beliau berkata tentang firman Allah Subhanahu wa Ta'ala tersebut:

"Mereka adalah orang-orang shalih di kalangan kaum Nabi Nuh, lalu ketika mereka wafat syaithan mewahyukan kepada mereka (kaum Nabi Nuh) agar meletakkan patung-patung mereka (orang-orang shalih tersebut) pada majlis-majlis tempat yang biasa mereka duduk dan memberikan nama patung-patung tersebut dengan nama-nama mereka, maka mereka pun melaksanakannya, namun pada saat itu belum disembah. Setelah mereka (generasi pertama tersebut) habis, dan telah terhapus ilmu-ilmu, barulah patung-patung itu disembah." (*)

Bagaimana dengan kondisi ummat Islam saat ini di Indonesia dalam memperlakukan kuburan orang-orang sholih mereka?? Mungkin saja anda termasuk, atau minimal membiarkan ? situslakalaka.


coba lihat ini




taukah kalian apa itu ?
itu adalah benda pusaka kraton Jogyakarta yang dibersihkan setiap setahun sekali.hal ini dikarenakan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw.
masyarakat sekitar meyakini bahwa pusaka-pusaka itu ialah kyai-kyai yang berjasa dalam menyebarkan islam di Indonesia ,dan air bekas yang digunakan untuk membersihkannya diperbutkan oleh masyarakat sekitar.mereka mengatakan bahwa air itu membawa berkah dan keberuntungan.
Siapakah yang memberikan berkah serta keberuntungan kepada mereka ? Allah ataukah pusaka-pusaka tersebut.
itulah contoh-contoh yang terjadi pada jaman ini.hampir sama seperti latta dan uzza bukan ?

Lanjutkan......

Kamis, 24 Februari 2011

penciptaan malaikat maut

Diriwayatkan dalam suatu hadist bahwa tatkala malaikat maut diciptakan oleh Allah SWT, dihijab-Nya malaikat maut itu dengan sejuta hijab. Tubuh sang malaikat itu besarnya lebih besar daripada tujuh lapis langit dan bumi.




Sebelum ia dirantai dengan 70.000 rantai. Jarakdari tiap-tiap rantanya berjarak sama dengan tujuh ratus perjalanan. Tidak ada seorang pun dari para malaikat yang mendekati dan mengetahui wujudnya. Hanya terkadang suaranya saja yang terdengar.
Hingga ketika nabi Adam tercipta, Allah SWT menyerahkan pengurusan malaikat maut kepada Malaikat Izrail. Izrail bertanya mengenai malaikat maut itu,"ya Tuhanku, siapakah itu?"
Kemudian Allah menyibakkan hijab Malaikat Maut itu, sehingga terlihatlah sang malaikat maut oleh Malaikat Izrail. Dan para Malaikat lainnya diperintahkan oleh Allah SWT untuk berdiri melihat malaikat maut.
Malaikat maut diperintahkan oleh Allah SWT untuk terbang agar dapat disaksikan oleh seluruh Malaikat. Subhanallah, para malaikat jatuh pingsan melihat wujud maut itu. Seribu tahun kemudian batu siuman.
Malaikat bertanya kepada Allah SWT,"ya Tuhanku, adalah Kau ciptakan makhluk-Mu yang lebih besar daripada maut itu".
Allah menjawab, "Aku (Allah) yang menciptakan dan Aku (Allah) jugalah yang lebih besar daripada dia. sesungguhnya seluruh makhluk merasakan maut juga".
Allah SWT berfirman kepada Izrail,"sesungguhnya Aku (Allah) menyerahkan pengurusan Maut itu kepada engkau. Sahut Izrail,"Ya Tuhan-Ku, dengan kekuatan yang mana hamba-Mu memegang sebab dia lebih besar daripada hamba".
Allah pun mengkaruniai Izrail kekuatan yang lebih besar daripada Maut, sehingga Izrail dapat memegang Malaikat maut tadi. Malaikat itu pun pasrah terhadap pemeliharaan oleh Izrail tersebut, karena memang kehendak Allah semata.
Pada suatu waktu, Izrail datang kepada Allah untuk mengajukan permohonan, katanya,"Ya Rabbi, karunialah kiranya kepada hamba-Mu suara lantang yang membahana ke seluruh langit ini".
Allah pun mangabulkannya. Mulailah malaikat maut menyeru-nyeru dengan sangat lantangnya. " Akulah Maut yang menceraikan antara seluruh kekasih dengan kekasihnya. Dan akulah yang menceraikan antara isteri dan suaminya. Dan akulah yang menceraikan seluruh anak dan Ibunya. Dan akulah yang menceraikan antara seluruh saudara laki-laknya dengan saudara perempuannya.
Ketika didatangkan Malaikat Maut kepada seseorang, berdirilah sang maut dihadapannya seperti rupa orang yang hendak mati itu. Ditanyalah maut,"siapakah engkau, dan apa keinginanmu".
Sahut malaikat Maut,"akulah Maut yang mengeluarkan engkau dari dalam dunia ini, dan akulah yang menjadikan anakmu yatim dan menjadikan isterimu seorang janda,membuat seluruh harta warisanmu dipusakai oleh orang yang tidak engkau cintaisekalipun pada masa hidupmu.
Dalam sebuah hadist diriwayatkan bahwa malaikat Maut menetap dilangit ke tujuh, Allah SWt menciptakannya dari nur. Memiliki kaki. Dia(maut) memiliki sayap yang berjumlah 70.000 buah.
Tubuhnya penuh oleh mata dan lidah. Tidak ada seorang pun makhluk yang bernyawa yang wajahnya tidak terdapat pada tubuh malaikat ini. Pada tubuh Malaikat Maut juga terdapat empat muka. pertama, diwajahnya; kedua di kepalanya; ketigadi lehernya; keempat, pada telapak kakinya.
sumber :aurapena

Lanjutkan......
 
back to top